Bupati Merangin, H. M. Syukur, SH., MH, telah dianugerahi gelar adat ‘Datuk Mudo Sultan Pemangku Alam’ oleh masyarakat Kecamatan Pangkalan Jambu
promedia Nusantara, Jambi – Bupati Merangin, H. M. Syukur, SH., MH, telah dianugerahi gelar adat ‘Datuk Mudo Sultan Pemangku Alam’ oleh masyarakat Kecamatan Pangkalan Jambu. Gelar adat ini diberikan sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi dan dedikasinya dalam memimpin Kabupaten Merangin.
Dalam hal ini, Pemberian gelar adat ini menunjukkan pengakuan masyarakat terhadap kepemimpinan dan kontribusi kepada Bupati Syukur dalam membangun dan memajukan daerah.
Dengan demikian, Makna Gelar Datuk Mudo Sultan Pemangku Alam, Menunjukkan posisinya sebagai pemimpin muda yang dihormati dalam struktur adat. Sultan Pemangku Alam menegaskan perannya sebagai pengayom dan penjaga kesejahteraan masyarakat serta kelestarian alam di wilayah Merangin.
Biasanya, Gelar ini diberikan oleh lembaga adat atau kerabat kesultanan sebagai bentuk legitimasi kultural. Penganugerahan semacam ini juga bertujuan untuk memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dengan masyarakat adat setempat.
Selain itu, Bupati Syukur juga telah menerima penghargaan lain, seperti Penghargaan Kategori Pimpinan Daerah Paling Komitmen dalam pelaksanaan delapan aksi konvergensi Percepatan Penurunan Stunting (PPS) tahun 2024.
Dengan demikian, Gelar adat seperti ini biasanya diberikan melalui proses yang panjang dan penuh pertimbangan, seperti yang terlihat dalam kasus pemberian gelar adat “Datuk Seri Lela Setia Junjungan Negeri” kepada Kajati Riau Akmal Abbas, SH., MH. Proses ini melibatkan musyawarah dan kesepakatan dalam masyarakat adat.
Dengan diterimanya gelar adat ini, Bupati Syukur semakin dikenal sebagai pemimpin yang berkomitmen dan peduli terhadap masyarakatnya (*).
