Serangan Siber Diduga Jadi Biang Gangguan, Bank Jambi Perkuat Sistem dan Laporkan ke Polisi
Jambi, promedianusantara.com – Gangguan sistem digital yang melanda Bank Jambi memicu perhatian luas publik. Layanan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan Mobile Banking belum kembali pulih sepenuhnya, membuat nasabah harus mendatangi kantor cabang untuk bertransaksi secara langsung.
Direktur Utama Bank Jambi, Khairul Suhairi, menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada seluruh nasabah atas ketidaknyamanan yang terjadi. Ia menjelaskan bahwa manajemen tengah melakukan proses restorasi sistem secara bertahap sekaligus memperkuat infrastruktur teknologi agar kejadian serupa tidak terulang.
“Untuk sementara, layanan ATM dan Mobile Banking belum bisa berfungsi normal. Kami membutuhkan waktu guna memastikan seluruh sistem kembali aman dan stabil,” ujarnya di Jambi, Minggu.
Tim teknologi informasi Bank Jambi saat ini bekerja intensif melakukan audit menyeluruh terhadap sistem yang terdampak. Langkah tersebut mencakup penelusuran sumber gangguan, pengujian ulang keamanan jaringan, hingga peningkatan proteksi digital demi menjamin perlindungan data dan dana nasabah.
Lebih jauh, manajemen memastikan seluruh tahapan pemulihan dilakukan secara hati-hati dan terukur. Prioritas utama, kata Khairul, adalah menjaga integritas sistem serta memastikan keamanan finansial para nasabah tetap berada dalam kendali.
Tidak hanya fokus pada aspek teknis, Bank Jambi juga membawa persoalan ini ke ranah hukum. Melalui kuasa hukumnya, pihak bank telah melaporkan dugaan tindak pidana ke Polda Jambi terkait indikasi pembobolan dana bernilai besar yang terjadi pada Minggu, 22 Februari 2026. Laporan tersebut sekaligus menyinggung adanya dugaan peretasan sistem keuangan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Langkah hukum ini dinilai sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga kepercayaan masyarakat serta memastikan kasus tersebut diusut tuntas.
Sementara itu, nasabah yang membutuhkan informasi lebih lanjut diimbau mendatangi kantor cabang terdekat sesuai jam operasional atau menghubungi Call Center resmi 1500-665 untuk memperoleh penjelasan langsung dari petugas layanan pelanggan.
Gangguan ini menjadi pengingat penting bahwa keamanan siber sektor perbankan daerah kini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Publik pun menanti keseriusan dan transparansi Bank Jambi dalam menuntaskan persoalan serta memulihkan layanan secara menyeluruh.
