Jambi, promedianusantara.com – Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Pendidikan (Disdik) mengambil langkah progresif dalam meningkatkan mutu pendidikan. Pada pertengahan Februari 2026 mendatang, Disdik Jambi berencana menggelar tes psikologi bagi seluruh kepala sekolah, guru, dan tenaga pendidik di wilayah Provinsi Jambi.
Kebijakan ini merupakan bagian dari strategi besar pemerintah daerah dalam memperkuat kualitas pembelajaran sekaligus menata manajemen pendidikan yang lebih sehat dan profesional. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, M. Umar, menegaskan bahwa program tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan langsung Gubernur Jambi, Al Haris.
Menurut Umar, kesiapan mental dan kondisi psikologis tenaga pendidik memiliki peran krusial dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif di sekolah. Oleh karena itu, tes psikologi dinilai menjadi instrumen penting untuk memetakan kondisi tersebut sejak dini.
“Ini adalah arahan dari Bapak Gubernur. Kami akan segera berkoordinasi dengan Direktur RSJD Kolonel H. M. Syukur untuk mempersiapkan pelaksanaan tes psikologi bagi para pendidik di Jambi,” ujar Umar, Senin (2/2/2026).
Ia menjelaskan, pelaksanaan tes tidak dilakukan secara serentak. Disdik Jambi akan menerapkannya secara bertahap dengan mempertimbangkan ketersediaan anggaran serta efektivitas pelaksanaan di lapangan. Pada tahap awal, sasaran utama adalah kepala satuan pendidikan negeri.
“Untuk tahap pertama, sekitar 289 kepala sekolah negeri akan menjadi prioritas,” ungkapnya.
Lebih jauh, Umar menekankan bahwa langkah ini bersifat preventif. Pemerintah ingin memastikan bahwa potensi permasalahan psikologis yang mungkin dialami pendidik tidak berimbas pada proses belajar mengajar maupun iklim pendidikan secara keseluruhan.
“Kami ingin mencegah sejak awal agar persoalan psikologis tidak berdampak pada satuan pendidikan,” tegasnya.
Melalui program tes psikologi ini, Pemerintah Provinsi Jambi berharap dapat membangun lingkungan pendidikan yang lebih sehat, berintegritas, serta mampu mencetak sumber daya manusia unggul demi masa depan daerah