Jambi, promedianusantara.com – Maulana mengajak para pengusaha di Kota Jambi untuk memperkuat kepedulian sosial dengan menyisihkan sebagian rezeki mereka guna membantu masyarakat kurang mampu. Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Taman Wisata Donorejo Berbagi yang digelar di Kecamatan Jambi Selatan, Senin.

Dalam kesempatan itu, Maulana menegaskan bahwa dunia usaha memiliki peran strategis dalam mendukung program pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami mengajak seluruh pengusaha untuk menyisihkan sebagian rezekinya guna membantu masyarakat yang membutuhkan. Saya berharap sinergi antara dunia usaha dan pemerintah dapat terus terjalin secara berkelanjutan,” ujar Maulana.

Pada momentum Ramadan 1447 Hijriah, kegiatan sosial tersebut berhasil menyalurkan 13.000 paket bantuan kepada warga kurang mampu di Kota Jambi. Bantuan itu terdiri dari 12.000 paket sembako serta 1.000 paket perlengkapan sekolah bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Menariknya, dari total penerima bantuan tersebut, sekitar 3.000 penerima merupakan warga non-Muslim, sebagai bentuk kepedulian sosial yang inklusif dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Kota Jambi.

Paket sembako yang dibagikan berisi berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, serta bahan pangan lainnya. Sementara itu, paket perlengkapan sekolah berisi tas, buku tulis, alat tulis, dan perlengkapan belajar yang diharapkan dapat memotivasi anak-anak untuk terus semangat menuntut ilmu.

Maulana menyampaikan apresiasi atas partisipasi para pengusaha dan pihak penyelenggara kegiatan yang telah menunjukkan kepedulian nyata kepada masyarakat.

Menurutnya, kontribusi dunia usaha tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong serta solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Pemerintah Kota Jambi, lanjutnya, secara konsisten mendorong berbagai kegiatan sosial yang melibatkan dunia usaha, termasuk penyaluran bantuan bagi masyarakat prasejahtera dan dukungan pendidikan bagi anak-anak.

“Kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi kunci untuk memperkuat solidaritas sosial serta mempercepat penanganan persoalan kesejahteraan masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang,” katanya.

Ia pun berharap kegiatan sosial seperti ini tidak berhenti pada satu momentum saja, melainkan dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk ikut berbagi.

“Kami berharap kegiatan sosial semacam ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk ikut berbagi, terutama pada momentum Ramadan yang penuh berkah,” tutup Maulana.

Melalui sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, diharapkan semangat kebersamaan di Kota Jambi semakin kuat serta mampu menghadirkan manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan.