Jambi, promedianusantara.com – Komitmen Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, akhirnya terwujud. Ia merealisasikan janjinya kepada keluarga almarhum M. Raffi Akbar, seorang siswa sekolah dasar asal Kota Jambi yang pernah berjuang melawan penyakit langka Sindrom Stevens-Johnson sebelum berpulang sekitar tujuh bulan lalu.

Bentuk nyata dari janji tersebut adalah pembangunan jalan lingkungan di sekitar rumah Raffi, yang berlokasi di Kecamatan Alam Barajo. Jalan sepanjang 100 meter itu akan menghubungkan permukiman warga dengan akses utama, yang selama ini sulit dilalui.

Kemas Faried mengungkapkan, kunjungannya ke rumah almarhum bukan sekadar silaturahmi, melainkan untuk memastikan komitmen yang pernah ia sampaikan benar-benar direalisasikan.

“Dulu saya melihat langsung kondisi jalannya. Sangat memprihatinkan dan belum pernah tersentuh pembangunan,” ujarnya saat bertemu keluarga Raffi.

Selama belasan tahun, akses jalan di kawasan tersebut hanya berupa tanah. Ketika hujan turun, jalan berubah menjadi licin dan sulit dilalui warga. Kondisi ini membuat masyarakat setempat sudah lama mendambakan perubahan.

Tak hanya membangun jalan, Kemas Faried juga menggagas agar jalan tersebut diberi nama almarhum Raffi. Baginya, ini menjadi bentuk penghormatan atas semangat hidup sang anak sekaligus kenangan yang abadi bagi keluarga.

Pembangunan jalan ini, lanjutnya, telah melalui koordinasi dengan Dinas PUPR Kota Jambi untuk kajian teknis. Meski panjang total jalan rusak di kawasan itu hampir satu kilometer, pengerjaan akan dilakukan secara bertahap karena keterbatasan anggaran.

“Untuk tahap awal kita bangun 100 meter dulu melalui dana aspirasi. Ini akan berlanjut di tahun berikutnya,” jelasnya.

Di sisi lain, Novita, ibu dari almarhum Raffi, tak kuasa menahan haru. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan.

“Terima kasih Pak Kemas. Janji kepada anak saya akhirnya ditepati,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Bagi keluarga, rencana penamaan jalan dengan nama Raffi bukan hanya simbol, melainkan bentuk cinta yang akan terus dikenang. Sementara bagi warga sekitar, pembangunan ini menjadi harapan baru untuk menikmati akses jalan yang lebih layak setelah bertahun-tahun menanti.