Aspirasi Rakyat Harus Kembali Menjadi Manfaat bagi Rakyat”

JAMBI, promedianusantara.com – Bukti nyata bahwa aspirasi masyarakat tidak berhenti sebatas usulan kembali ditunjukkan Ketua DPRD Kota Jambi . Melalui program Pokok-Pokok Pikiran (Pokir), ia menyerahkan satu unit mobil ambulans jenazah gratis kepada pengurus Masjid Jami’atul Ulum, Kelurahan Sungai Putri, Kecamatan Telanaipura, Rabu (8/7/2026).

Penyerahan ambulans tersebut bukan sekadar seremonial. Bagi masyarakat Sungai Putri, bantuan itu menjadi jawaban atas kebutuhan yang telah lama dinantikan, sekaligus menjadi simbol hadirnya wakil rakyat dalam memberikan solusi nyata bagi kepentingan masyarakat.

Sejak pagi, ratusan warga bersama jamaah pengajian memadati halaman Masjid Jami’atul Ulum. Suasana haru dan penuh rasa syukur begitu terasa ketika ambulans yang selama ini diharapkan akhirnya resmi diserahkan kepada pengurus masjid.

Tepuk tangan dan ucapan syukur bergema saat Ketua DPRD Kota Jambi menyerahkan langsung kunci kendaraan kepada pengurus masjid. Warga menyambut momen tersebut dengan penuh antusias karena kini mereka memiliki fasilitas pelayanan kemanusiaan yang dapat digunakan secara gratis.

Ambulans jenazah itu merupakan realisasi Pokir Ketua DPRD Kota Jambi yang diperjuangkan berdasarkan aspirasi masyarakat Kelurahan Sungai Putri. Kehadirannya diharapkan mampu membantu keluarga yang sedang mengalami musibah tanpa harus terbebani persoalan transportasi jenazah.

Selama ini, keterbatasan kendaraan untuk mengantar jenazah menjadi kendala tersendiri bagi masyarakat. Dengan adanya ambulans tersebut, pelayanan dapat dilakukan lebih cepat, layak, dan tanpa membedakan latar belakang sosial maupun ekonomi.

Penyerahan ambulans dilakukan oleh Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly didampingi Wakil Ketua DPRD Kota Jambi Jefrizen, serta dihadiri Wali Kota Jambi , perwakilan Pemerintah Provinsi Jambi Johansyah, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus masjid, dan ratusan warga Sungai Putri.

Dalam sambutannya, Kemas Faried menegaskan bahwa setiap aspirasi masyarakat harus diperjuangkan hingga benar-benar memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung.

“Hari ini kita menyerahkan satu unit mobil ambulans jenazah secara gratis kepada Masjid Jami’atul Ulum. Bantuan ini bukan sekadar penyerahan kendaraan, tetapi merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran pemerintah bersama DPRD dalam memberikan pelayanan sosial dan kemanusiaan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, tugas seorang wakil rakyat bukan hanya menerima aspirasi, tetapi juga memastikan aspirasi tersebut diwujudkan menjadi program pembangunan yang tepat sasaran.

“Sebagai wakil rakyat, kami memiliki tanggung jawab untuk mendengar, memperjuangkan, dan mengawal setiap aspirasi yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Ambulans ini menjadi bukti bahwa ketika aspirasi diperjuangkan bersama, hasilnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.”

Menurutnya, Pokir DPRD harus benar-benar diarahkan untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat. Program yang diusulkan harus diselaraskan dengan kebijakan pemerintah daerah agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan.

Kemas Faried juga menekankan bahwa pembangunan tidak hanya berbicara mengenai jalan, jembatan, atau infrastruktur fisik. Pelayanan sosial, kepedulian terhadap warga, serta kehadiran pemerintah ketika masyarakat membutuhkan juga merupakan bagian penting dari pembangunan daerah.

Karena itu, melalui fungsi penganggaran, legislasi, dan pengawasan, DPRD Kota Jambi akan terus mengawal berbagai aspirasi masyarakat agar mampu melahirkan program-program yang benar-benar menyentuh kebutuhan warga hingga ke tingkat kelurahan.

“Aspirasi rakyat harus kembali menjadi manfaat bagi rakyat. Apa yang disampaikan masyarakat tidak boleh berhenti menjadi catatan atau usulan semata, tetapi harus diwujudkan menjadi program yang benar-benar memberikan manfaat,” tegasnya.

Ia berharap ambulans tersebut dapat dirawat dengan baik oleh pengurus Masjid Jami’atul Ulum sehingga dapat digunakan dalam jangka panjang sebagai sarana pelayanan kemanusiaan bagi seluruh masyarakat.

“Jabatan adalah amanah, tetapi manfaat yang kita tinggalkan untuk masyarakat adalah warisan terbaik. Semoga ambulans ini menjadi bukti bahwa aspirasi masyarakat benar-benar dapat diwujudkan menjadi pelayanan yang nyata,” pungkasnya.

Acara kemudian ditutup dengan ramah tamah dan dialog bersama masyarakat. Momentum tersebut memperlihatkan eratnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin dekat, cepat, dan bermanfaat.

Bagi warga Sungai Putri, ambulans ini bukan sekadar kendaraan. Ia menjadi simbol harapan, kepedulian, dan bukti bahwa ketika suara rakyat didengar dan diperjuangkan, hasilnya mampu menghadirkan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat.