Bank Jambi Makin Agresif Dorong UMKM dan Sektor Produktif, Siap Jadi Motor Penggerak Ekonomi Jambi
JAMBI,promedianusantara.com – Peran strategis Bank Jambi sebagai lembaga keuangan daerah kembali mendapat perhatian positif. Di tengah pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi yang terus menunjukkan tren menggembirakan, Bank Jambi dinilai memiliki peluang besar untuk semakin memperkuat pembiayaan pada sektor-sektor produktif, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.
Pengamat perbankan Laila Farhat, S.E., M.M. menilai bahwa Bank Jambi saat ini berada pada posisi yang sangat strategis untuk mengambil peran lebih besar dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah melalui penyaluran kredit yang berkualitas dan berkelanjutan.
Menurutnya, struktur ekonomi Provinsi Jambi yang didominasi oleh sektor perkebunan, pertanian, perdagangan, jasa, serta UMKM merupakan peluang besar yang dapat dimanfaatkan Bank Jambi untuk meningkatkan portofolio pembiayaan produktif.
“Potensi ekonomi daerah sangat besar. Jika dikelola dengan baik melalui dukungan pembiayaan yang tepat sasaran, maka akan memberikan efek berantai yang luar biasa terhadap pertumbuhan ekonomi, peningkatan kesejahteraan masyarakat, hingga penciptaan lapangan kerja baru,” ujarnya.
Sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD), Bank Jambi tidak hanya berfungsi sebagai lembaga penghimpun dana masyarakat, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mempercepat roda pembangunan daerah. Melalui penyaluran pembiayaan yang produktif, Bank Jambi berkontribusi langsung terhadap pengembangan usaha masyarakat dan peningkatan daya saing ekonomi lokal.
Laila menjelaskan bahwa pembiayaan produktif memiliki dampak yang jauh lebih luas dibandingkan kredit konsumtif. Selain membantu pelaku usaha mengembangkan bisnisnya, pembiayaan produktif juga mampu meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pasar, serta menciptakan peluang usaha baru yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa ekspansi pembiayaan harus tetap dilakukan secara terukur dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian serta manajemen risiko yang baik. Pertumbuhan kredit yang sehat, menurutnya, tidak hanya dilihat dari besarnya angka penyaluran pembiayaan, tetapi juga dari kemampuan menjaga kualitas aset, tingkat profitabilitas, serta rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) yang tetap terkendali.
“Bank yang kuat adalah bank yang mampu tumbuh secara sehat dan berkelanjutan. Karena itu, keseimbangan antara pertumbuhan pembiayaan dan kualitas portofolio kredit harus terus dijaga,” tegasnya.
Di sisi lain, transformasi digital yang terus dilakukan Bank Jambi juga dinilai menjadi langkah strategis untuk memperluas akses layanan keuangan kepada masyarakat. Pemanfaatan teknologi digital diyakini mampu mempercepat proses layanan, meningkatkan efisiensi operasional, serta menjangkau lebih banyak pelaku UMKM hingga ke pelosok daerah.
Langkah digitalisasi tersebut sekaligus menjadi jawaban atas tantangan industri perbankan yang semakin kompetitif. Dengan layanan yang semakin mudah, cepat, dan modern, Bank Jambi berpeluang memperluas basis nasabah sekaligus memperkuat posisinya sebagai bank kebanggaan masyarakat Jambi.
Tak hanya itu, dukungan penuh dari pemerintah daerah sebagai pemegang saham juga menjadi modal besar bagi Bank Jambi untuk terus berkembang. Sinergi antara pemerintah daerah dan Bank Jambi diharapkan mampu menciptakan berbagai program pembiayaan yang lebih inovatif guna mendorong pertumbuhan sektor-sektor unggulan daerah.
Dengan permodalan yang semakin kuat, tata kelola perusahaan yang baik, serta strategi bisnis yang adaptif terhadap perkembangan zaman, Bank Jambi diyakini mampu mengambil peran lebih besar sebagai motor penggerak ekonomi daerah.
Ke depan, Bank Jambi tidak hanya diharapkan menjadi lembaga keuangan yang sehat dan kompetitif, tetapi juga menjadi mitra utama masyarakat dalam membangun usaha, meningkatkan kesejahteraan, dan mewujudkan pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi yang inklusif dan berkelanjutan.
“Bank Jambi memiliki peluang besar untuk menjadi lokomotif pembiayaan sektor produktif di daerah. Dengan komitmen yang kuat dan strategi yang tepat, kontribusi Bank Jambi terhadap pembangunan ekonomi Jambi akan semakin nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” tutup Laila Farhat.
