Promedianusantara.com – Jawara kelas bantam, Merab Dvalishvili angkat bicara soal target usia pensiunnya dari dunia pertarungan.

Merab Dvalishvili saat ini tengah menguasai kelas bantam, ia baru saja mempertahankan gelar juaranya dari ancaman Sean O’Malley pada awal Juni lalu.

Kemenangan dari O’Malley itu membuatnya telah dua kali mempertahankan gelar juara, sebelumnya ia juga berhasil melakukannya saat berhadapan dengan speupu Khabib Nurmagomedov, Umar Nurmagomedov.

Di tengah masa-masa kejayaannya di kelas bantam ini, Merab Dvalishvili membicarakan soal kemungkinan kapan ia akan pensiun.

Terkait masalah ini, Dvalishvili mengakui bahwa ia berniat bertarung hingga usianya memasuki kepala lima lias 50 tahun.

Jika boleh berharap, ia ingin teta menjadi juara saat berada di usia tersebut.

Tapi ia paham bahwa itu adalah hal yang mustahil, mengingat saat ini dia telah berusia 34 tahun.

Mempertahankan gelar juara selama 16 tahun adalah hal yang terlihat mustahil.

“Target saya adalah untuk bertarung sampai saya 50 tahun.”

“Saya harap saya bisa (tetap) menjadi juara di saat itu, tapi itu tidak mungkin.”

“Saya 34 tahun sekarang, 16 tahun lagi tetap menjadi juara, itu mustahil,” terangnya.

Terlepas dari rencana pensiunnya di usia kepala lima, Dvalishvili juga membicarakan duel menghadapi Cory Sandhagen yang akan datang.

Jika berhasil menang dalam duel yang akan digelar pada Oktober mendatang itu, Dvalishvili bertekad untuk melakukan comeback super cepat.

Ia ingin kembali mendapatkan pertarungan pada bulan Desember untuk berhadapan dengan Petr Yan karena tak mau petarung itu menunggu lebih lama.

“Jika saya menang, saya ingin segera berbalik dan bertarung di bulan Desember.”

“Saya akan meminta bantuan UFC untuk memberi saya pertarungan lain di bulan Desember atau bahkan November.”

“Petr Yan adalah penantang yang jelas saat ini. Dia pantas mendapatkannya. Saya tidak ingin membuatnya menunggu terlalu lama,” terangnya.