Jambi, promedianusantara.com – Mengantisipasi lonjakan arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) bergerak cepat memastikan kesiapan infrastruktur jalan. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Jambi, Al Haris, dalam rapat koordinasi pengamanan Lebaran 2026. Selasa (17/3/2026)

Dalam arahannya, gubernur menegaskan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, terutama di jalur-jalur rawan longsor. Ia meminta agar alat berat ditempatkan di lokasi strategis sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat jika terjadi gangguan.

Merespons instruksi tersebut, Dinas PUTR Provinsi Jambi langsung menyiagakan sebanyak 22 unit alat berat yang tersebar di berbagai titik krusial. Peralatan yang disiapkan meliputi backhoe loader, motor grader, vibro roller, hingga dump truck, guna mendukung percepatan penanganan apabila terjadi hambatan di jalur mudik.

Tak hanya fokus pada kondisi darurat, upaya peningkatan kualitas jalan juga terus digenjot. Sejumlah ruas vital di berbagai kabupaten seperti Tanjung Jabung Timur, Tebo, Batang Hari, Sarolangun, Merangin, hingga Bungo menjadi prioritas perbaikan agar tetap layak dan aman dilalui masyarakat.

Selain itu, langkah preventif dilakukan melalui kegiatan “tebas bayang”, yakni pembersihan vegetasi di sepanjang sisi jalan. Kegiatan ini bertujuan menjaga lebar badan jalan sekaligus meningkatkan visibilitas pengendara demi meminimalisir risiko kecelakaan.

Dengan total panjang jalan provinsi mencapai 1.183,78 kilometer, Dinas PUTR saat ini tengah menangani 50 ruas jalan secara simultan di seluruh wilayah Jambi. Proyek tersebut ditargetkan rampung sebelum puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Sebagai bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat, posko mudik juga telah didirikan di sejumlah titik strategis. Posko tersebut tersebar di Kota Jambi, Muaro Jambi dan Batang Hari (Tampino Bajubang), Tanjung Jabung Timur (Lambur 1 dan Lambur 2), Sarolangun, Merangin, Sungai Penuh, Kerinci (Biuku Tanjung dan Air Hitam), Tebo (Jalan Padang Lamo), hingga Bungo (Desa Lubuk Mengkuang).

Di sisi lain, pemeliharaan jalan juga dilakukan di berbagai ruas penting, seperti Simpang Berbak–Jembatan Muara Sabak, Muaro Tebo–Simpang Logpon–batas Sumbar, Tampino–Muara Bulian, hingga Simpang Pauh–Air Hitam–Metawak. Perbaikan juga menyasar kawasan dalam Kota Jambi, termasuk Jalan Pattimura dan Jalan Rangkayo Hitam melalui pengaspalan hotmix serta normalisasi saluran.

Dengan serangkaian upaya tersebut, Dinas PUTR Provinsi Jambi optimistis kondisi infrastruktur jalan akan lebih prima, sehingga perjalanan masyarakat selama mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung aman, lancar, dan nyaman.