Ramadan Jadi Momentum Kolaborasi Energi dan Kepedulian Sosial, PEP Jambi Perkuat Sinergi dengan Stakeholder
Jambi, promedianusantara.com – Bulan suci Ramadan dimanfaatkan oleh Pertamina EP (PEP) Jambi yang merupakan bagian dari Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1 untuk mempererat hubungan dengan berbagai pemangku kepentingan di Provinsi Jambi. Melalui rangkaian kegiatan silaturahmi, audiensi, hingga aksi sosial, perusahaan migas tersebut berupaya memperkuat kolaborasi guna memastikan keberlanjutan operasional industri energi sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat.
Industri hulu minyak dan gas bumi memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan energi nasional. Karena itu, dukungan serta kepercayaan dari pemerintah daerah, aparat penegak hukum, hingga unsur keamanan menjadi faktor utama agar kegiatan operasional dapat berjalan aman, lancar, dan berkelanjutan.
General Manager Pertamina Hulu Rokan Zona 1, Mefredi, menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan sektor energi tidak terlepas dari hubungan yang baik dengan para pemangku kepentingan di daerah.
Menurutnya, komunikasi yang terbuka serta kerja sama yang harmonis menjadi kunci agar operasional perusahaan dapat terus berjalan optimal sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
“Hubungan yang solid dengan para stakeholder merupakan bagian penting dalam mendukung keberlangsungan industri energi. Dengan kolaborasi yang kuat, kami berharap operasi energi di wilayah ini dapat terus berlangsung secara andal serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” ujar Mefredi.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan kunjungan audiensi ke Kejaksaan Tinggi Jambi pada Rabu (4/3). Pertemuan tersebut menjadi forum diskusi antara SKK Migas bersama para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang beroperasi di Jambi. Dialog tersebut bertujuan memperkuat pemahaman bersama mengenai pentingnya menjaga keberlangsungan industri hulu migas sebagai salah satu pilar ketahanan energi nasional.
Dalam pertemuan itu turut hadir Staf Ahli Sekretaris SKK Migas Mayjen TNI Andrey Satwika Yogaswara, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel Yunianto, Kepala Departemen Operasi SKK Migas Sumbagsel Bambang Dwi Djanuarto, serta Kepala Departemen Forkom SKK Migas Sumbagsel Safe’i Syafri.
Setelah itu, silaturahmi berlanjut melalui pertemuan dengan Komando Resor Militer (Korem) 042/Garuda Putih pada Kamis (5/3). Pertemuan ini menjadi bagian dari penguatan koordinasi dengan unsur TNI, khususnya dalam menjaga keamanan objek vital nasional yang berkaitan dengan fasilitas dan aktivitas operasional industri hulu migas di wilayah Jambi.
Keamanan fasilitas energi dinilai sangat penting karena berkaitan langsung dengan stabilitas produksi yang menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan energi nasional.
Selain kegiatan audiensi, semangat berbagi di bulan Ramadan juga diwujudkan melalui kegiatan Safari Ramadan bersama SKK Migas Sumbagsel dan para pemangku kepentingan di Jambi pada 5 Maret 2026.
Dalam kegiatan tersebut, PEP Jambi bersama para KKKS wilayah Jambi menyalurkan bantuan sosial berupa 150 paket sembako kepada anak-anak dari tiga panti asuhan, yakni Panti Asuhan Baiturahman, Panti Asuhan Al-Mahri, dan Panti Asuhan Anak Yatim Piatu Teratai Jaya Jambi.
Anak-anak panti asuhan tersebut turut diundang dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadan yang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kehangatan.
Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani menyampaikan apresiasi terhadap langkah SKK Migas bersama perusahaan-perusahaan migas yang tidak hanya fokus pada sektor energi, tetapi juga menunjukkan kepedulian sosial kepada masyarakat sekitar wilayah operasional.
Ia menilai kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa keberadaan industri migas dapat memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi perekonomian daerah tetapi juga bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Kami mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh SKK Migas dan para KKKS di wilayah Jambi. Kehadiran industri migas tidak hanya berkontribusi terhadap sektor energi dan ekonomi, tetapi juga menunjukkan kepedulian sosial bagi masyarakat. Pemerintah Provinsi Jambi tentu mendukung sinergi yang terus terbangun antara pemerintah daerah dan pelaku industri,” ujar Abdullah Sani.
Di tengah pembahasan mengenai operasional energi dan keberlanjutan industri, kehadiran anak-anak panti asuhan dalam kegiatan Safari Ramadan memberikan nuansa berbeda. Momen tersebut menjadi pengingat bahwa keberadaan industri energi tidak hanya berkaitan dengan produksi dan operasional, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat di sekitar wilayah kerja.
Melalui rangkaian kegiatan di bulan Ramadan ini, Pertamina EP Jambi bersama SKK Migas dan para mitra berharap hubungan yang telah terjalin dengan para pemangku kepentingan dapat semakin kuat, sehingga upaya menjaga keberlanjutan sektor energi nasional dapat berjalan seiring dengan kontribusi sosial bagi masyarakat.
