Sampah Menggunung hingga Lebaran Hari Kelima, Warga Pasar Rantau Panjang Resah Meski Sudah Ditinjau Bupati
Pasar Rantau Panjang,promedianusantara.com – Tumpukan sampah yang tak kunjung terangkut sejak bulan Ramadan hingga memasuki hari kelima Lebaran terus memicu keresahan warga. Bau menyengat yang ditimbulkan dari sampah yang menggunung kini menjadi keluhan utama masyarakat dan para pedagang di kawasan pasar tersebut.
Kondisi ini terlihat semakin memprihatinkan. Sampah rumah tangga, sisa makanan, hingga limbah pasar bercampur menjadi satu, memenuhi sejumlah titik di area pasar. Selain mengganggu kenyamanan, bau tajam yang ditimbulkan juga dikhawatirkan berdampak pada kesehatan warga sekitar.
“Baunya sudah sangat menyengat, apalagi saat siang hari. Pembeli jadi enggan datang, kami pedagang juga merasa terganggu,” ungkap salah seorang pedagang.
Yang lebih mengecewakan, kondisi ini sebenarnya telah mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Bupati Merangin dikabarkan sudah turun langsung meninjau lokasi tumpukan sampah di pasar tersebut.
Namun, hingga berita ini diturunkan, belum terlihat adanya penyelesaian konkret di lapangan. Sampah masih menumpuk dan belum terangkut secara maksimal, sehingga keluhan warga terus berlanjut.
Warga menilai lambannya penanganan sampah ini menunjukkan kurang optimalnya pengelolaan kebersihan, terutama di momen penting seperti Ramadan dan Idul Fitri, di mana volume sampah meningkat drastis.
Tak hanya mengganggu aktivitas jual beli, kondisi tersebut juga berpotensi menimbulkan penyakit akibat lingkungan yang tidak higienis. Beberapa warga bahkan mengaku khawatir akan munculnya lalat dan bakteri yang bisa memicu gangguan kesehatan.
Masyarakat pun mendesak pemerintah daerah terkait untuk segera mengambil langkah cepat dan nyata. Mereka berharap pengangkutan sampah dapat dilakukan secara rutin dan maksimal, terlebih di kawasan pasar yang menjadi pusat aktivitas ekonomi warga.
“Kami hanya ingin lingkungan bersih dan nyaman, apalagi ini masih suasana Lebaran,” ujar warga lainnya.
Hingga kini, tumpukan sampah masih terlihat memenuhi area pasar, menunggu penanganan serius dari pihak terkait agar keresahan warga tidak terus berlarut.
