Buka Puasa Bersama Pemkot Jambi, Wali Kota Maulana Tekankan Amanah Jabatan dan Kepedulian Sosial
Jambi, promedianusantara.com – Maulana bersama Nadiyah menggelar kegiatan buka puasa bersama jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi, Kamis (26/02/2026), di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan itu menjadi ruang silaturahmi antara pimpinan daerah dan seluruh jajaran perangkat pemerintah di lingkungan Pemerintah Kota Jambi. Selain mempererat hubungan kerja, momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkuat nilai-nilai spiritual dan tanggung jawab sosial selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Dalam arahannya, Wali Kota Maulana mengajak seluruh aparatur pemerintahan untuk mensyukuri kesempatan kembali bertemu dengan Ramadan yang sarat dengan keberkahan. Menurutnya, bulan suci tidak hanya dimaknai sebagai momen meningkatkan ibadah pribadi, tetapi juga sebagai waktu untuk memperkuat kepedulian terhadap masyarakat.
Ia menegaskan bahwa Ramadan mengajarkan dua dimensi penting dalam kehidupan seorang pemimpin maupun aparatur negara. Pertama adalah kesalehan pribadi melalui kedekatan kepada Allah SWT, dan kedua adalah kesalehan sosial melalui kepedulian terhadap sesama.
“Ramadan mengingatkan kita bahwa ibadah tidak hanya sebatas hubungan pribadi dengan Allah, tetapi juga bagaimana kita hadir dan bermanfaat bagi masyarakat. Apalagi kita yang diberi amanah jabatan memiliki tanggung jawab sosial yang besar,” ujarnya.
Maulana menekankan bahwa jabatan yang diemban oleh aparatur pemerintah merupakan amanah yang harus diwujudkan dalam pelayanan publik yang cepat, responsif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat. Ia memberi contoh bagaimana pemerintah harus sigap ketika menerima laporan warga yang membutuhkan bantuan.
Menurutnya, jika terdapat warga yang sakit atau dalam kondisi darurat, layanan seperti ambulans harus bergerak dengan cepat tanpa menunggu proses yang berbelit-belit.
“Itulah amanah yang Allah titipkan kepada kita melalui jabatan. Gunakan kewenangan yang ada untuk kebaikan dan kemanfaatan masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Maulana juga mendorong seluruh pejabat di lingkungan Pemkot Jambi untuk terus berlomba-lomba dalam kebaikan atau fastabiqul khairat. Ia mengingatkan agar jabatan tidak dipandang sebagai kekuasaan semata, melainkan sebagai sarana untuk memberikan kemudahan dan membantu masyarakat.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada sejumlah perangkat daerah yang secara rutin melaporkan perkembangan layanan publik setiap hari. Salah satu yang menjadi perhatian adalah percepatan penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pelaku usaha kecil di Kota Jambi.
Menurutnya, masyarakat yang ingin berusaha harus mendapatkan dukungan dari pemerintah, bukan justru dipersulit oleh prosedur administratif.
“Orang yang ingin berusaha harus kita bantu, jangan dipersulit. Masyarakat yang sakit harus dibantu, jangan terbebani administrasi. Ketika kita memudahkan urusan orang lain, sesungguhnya kita juga sedang memudahkan jalan bagi diri kita sendiri,” tuturnya.
Momentum Ramadan tahun ini juga memiliki makna tersendiri bagi Maulana. Buka puasa bersama tersebut menjadi pertemuan pertamanya dengan jajaran Pemkot Jambi setelah kembali menunaikan ibadah umrah.
Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan rasa terima kasih atas doa dan dukungan seluruh jajaran selama dirinya menjalankan ibadah di Tanah Suci. Ia juga mengajak seluruh hadirin untuk bersama-sama mendoakan Sekretaris Daerah Kota Jambi agar segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali menjalankan tugas seperti biasa.
Kegiatan buka puasa bersama tersebut berlangsung khidmat dan penuh keakraban, menandai komitmen bersama seluruh jajaran Pemkot Jambi untuk terus memperkuat pelayanan publik sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial kepada masyarakat, khususnya selama bulan Ramadan.
