Jambi, promedianusantara.com – Pemerintah Kota Jambi kembali menunjukkan keseriusannya membangun kehidupan masyarakat yang religius dan sejahtera. Rabu (4/2/2026), Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, secara langsung menyerahkan insentif bagi petugas syara’, petugas keagamaan lintas agama, serta bantuan hibah Tahun Anggaran 2026 di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi.

Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat itu menjadi simbol penghargaan Pemkot Jambi terhadap para tokoh dan pelayan umat yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga moral, nilai spiritual, dan kerukunan masyarakat.

Didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, Wali Kota Maulana juga memberikan bonus khusus kepada Kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kota Jambi atas prestasi membanggakan pada MTQ ke-54 tingkat Provinsi Jambi di Kabupaten Muaro Jambi. Suasana haru tak terelakkan saat para kafilah menerima apresiasi langsung dari pimpinan daerah.

Tak sekadar bonus, Pemkot Jambi memberikan hadiah istimewa berupa ibadah umroh bagi peraih juara pertama dan kedua, sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan perjuangan mereka mengharumkan nama daerah.

“Prestasi ini patut kita syukuri. Namun tantangan ke depan jauh lebih besar. Kita harus siap menjadi tuan rumah yang sukses sekaligus berjuang mempertahankan gelar juara umum,” tegas Maulana dalam sambutannya.

Tak hanya fokus pada MTQ, Pemkot Jambi juga memperluas perhatian kepada ribuan petugas keagamaan. Tahun ini, pemerintah melakukan langkah progresif dengan menambah kuota penerima insentif, termasuk Guru Sekolah Minggu umat Kristiani, sebagai wujud nyata komitmen membangun toleransi dan harmoni antarumat beragama.

“Kami ingin seluruh pelayan keagamaan, tanpa melihat latar belakang, mendapat perhatian yang adil dan layak. Harmoni kota ini dibangun dari kebersamaan,” ujar Wali Kota.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Jambi, Kamal Firdaus, menjelaskan bahwa jumlah penerima insentif petugas syara’ tahun 2026 mencapai 1.708 orang, mencakup Imam, Muazin, Khotib Jumat, Pemandi Jenazah, Penggali Kubur, pengurus rumah ibadah, hingga Guru Sekolah Minggu.

Tak berhenti di sana, Pemkot Jambi juga menggelontorkan dana hibah sebesar Rp5,36 miliar yang disalurkan kepada berbagai yayasan, lembaga keagamaan, masjid, musholla, langgar, serta madrasah di Kota Jambi.

“Dana hibah ini kami arahkan untuk memperkuat peran organisasi keagamaan dalam pembinaan umat dan sosial kemasyarakatan,” jelas Kamal.

Menutup kegiatan, Wali Kota Maulana menegaskan bahwa penguatan sektor keagamaan merupakan pilar utama dalam mewujudkan Visi Kota Jambi Bahagia.

“Agama adalah fondasi kehidupan. Ketika nilai religius tumbuh kuat, maka masyarakat akan lebih harmonis dan kota ini akan berdiri kokoh,” pungkasnya.