Resmi Dilantik Gubernur Al Haris, drg. Iwan Hendrawan Langsung Tancap Gas! Utang RSUD Raden Mattaher Dipangkas Rp64 Miliar, Siapkan Lompatan Besar Layanan Kesehatan Jambi
JAMBI, promedianusantara.com – Baru saja resmi dilantik sebagai Direktur Utama RSUD Raden Mattaher Jambi oleh Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, Kamis (16/7/2026), drg. Iwan Hendrawan, MARS langsung menunjukkan komitmennya dalam membenahi rumah sakit rujukan terbesar di Provinsi Jambi. Salah satu capaian yang paling mencuri perhatian adalah keberhasilannya memangkas beban utang rumah sakit hingga Rp64 miliar, sebuah langkah yang dinilai menjadi fondasi kuat menuju pelayanan kesehatan yang lebih berkualitas.
Pelantikan yang berlangsung di Rumah Dinas Gubernur Jambi itu menjadi titik awal kepemimpinan baru di RSUD Raden Mattaher. Namun, bagi drg. Iwan, proses pembenahan sejatinya telah dimulai sejak dirinya dipercaya sebagai Wakil Direktur SDM dan Sarana Prasarana, kemudian menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur.
Bersama jajaran direksi, yakni Wakil Direktur Pelayanan dr. Anton dan Wadir Umum dr. Mustarhadi, berbagai langkah efisiensi anggaran dilakukan secara bertahap namun terukur. Hasilnya mulai terlihat nyata.
“Dari sisi finansial, utang kita yang awalnya mencapai Rp122 miliar, per Juli 2026 ini sudah berkurang drastis menjadi Rp58 miliar. Sisa utang tersebut terus kami selesaikan secara bertahap,” ujar drg. Iwan.
Keberhasilan tersebut menjadi sinyal positif bahwa tata kelola keuangan RSUD Raden Mattaher mulai bergerak ke arah yang lebih sehat. Efisiensi anggaran dilakukan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Fokus Tingkatkan Layanan dan Fasilitas Modern
Tak hanya memperbaiki kondisi keuangan, manajemen baru juga langsung bergerak mempercepat pengembangan layanan kesehatan. Momentum kunjungan kerja Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka ke RSUD Raden Mattaher dimanfaatkan untuk menyampaikan sejumlah kebutuhan strategis rumah sakit.
Dalam kesempatan itu, pihak rumah sakit mengusulkan penguatan berbagai fasilitas penting, di antaranya:
- Perluasan gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD).
- Pembangunan kamar operasi terpadu.
- Penguatan layanan Magnetic Resonance Imaging (MRI).
- Pengembangan layanan kedokteran nuklir.
- Penambahan dokter spesialis untuk memperkuat pelayanan.
Menurut drg. Iwan, dukungan pemerintah pusat sangat dibutuhkan agar RSUD Raden Mattaher mampu menjadi rumah sakit rujukan modern yang mampu melayani masyarakat Jambi tanpa harus banyak dirujuk ke luar daerah.
Menuju Rumah Sakit Rujukan Regional
Selain pembangunan infrastruktur, RSUD Raden Mattaher juga menargetkan pengembangan layanan unggulan seperti bedah toraks kardiovaskular (jantung), persiapan transplantasi ginjal, hingga pengembangan layanan neurointervensi yang membutuhkan SDM dan peralatan berteknologi tinggi.
Langkah-langkah tersebut merupakan bagian dari visi besar menjadikan RSUD Raden Mattaher sebagai rumah sakit rujukan regional yang mampu memberikan pelayanan kesehatan berstandar nasional.
Dengan kepemimpinan baru dan sejumlah pembenahan yang telah berjalan, masyarakat kini menaruh harapan besar agar RSUD Raden Mattaher terus bertransformasi menjadi rumah sakit yang sehat secara finansial, unggul dalam pelayanan, serta mampu memberikan akses layanan kesehatan terbaik bagi seluruh masyarakat Provinsi Jambi.
