Wali Kota Maulana Luncurkan Penguatan Program Kampung Bahagia 2026, Ribuan RT Siap Ubah Wajah Kota Jambi
Jambi, promedianusantara.com – Wali Kota Jambi, dr. Maulana, secara resmi membuka kegiatan penguatan pentahapan Program Kampung Bahagia Tahun 2026 yang diikuti ratusan Ketua RT, camat, lurah, hingga unsur keamanan seperti Babinsa dan Bhabinkamtibmas se-Kota Jambi. Kegiatan yang berlangsung di Aula Griya Mayang, Senin (9/3/2026) itu juga dirangkai dengan penyerahan tali asih kepada para peserta dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Dalam arahannya, Maulana menekankan bahwa Program Kampung Bahagia merupakan salah satu strategi utama Pemerintah Kota Jambi untuk mendorong pembangunan yang benar-benar lahir dari kebutuhan masyarakat di tingkat paling bawah.
Menurutnya, konsep pembangunan yang diterapkan tidak lagi bersifat top-down, melainkan mengedepankan aspirasi warga melalui peran aktif masyarakat di lingkungan RT.
“Program ini dirancang agar pembangunan yang dilakukan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, bukan sekadar berdasarkan keinginan pihak tertentu. Karena itu keberhasilan program ini sangat ditentukan oleh partisipasi aktif warga di tingkat RT,” ujar Maulana.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Jambi telah menyiapkan dana stimulan bagi setiap RT dengan besaran yang disesuaikan berdasarkan klasifikasi wilayah. Untuk RT kategori kecil dialokasikan anggaran sebesar Rp50 juta per tahun, kategori sedang Rp70 juta, dan RT kategori besar hingga Rp100 juta.
Dana tersebut diarahkan untuk mendukung penguatan ekonomi masyarakat, pembangunan sarana infrastruktur lingkungan, serta peningkatan kualitas kebersihan dan kenyamanan kawasan permukiman.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Kota Jambi, Noverentiwi Dewanti, menjelaskan bahwa pada tahun 2026 program ini akan melibatkan sebanyak 1.583 RT yang akan membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Kampung Bahagia.
Ia menyebutkan, hingga saat ini sebanyak 551 RT telah menyelesaikan tahap pemetaan swadaya sebagai langkah awal untuk mengidentifikasi potensi serta persoalan yang ada di wilayah masing-masing.
“Melalui pemetaan ini kita bisa mengetahui secara detail kebutuhan masyarakat. Program Kampung Bahagia sebelumnya juga telah diuji coba sebagai pilot project di 67 RT pada tahun 2025,” jelas Noverentiwi.
Sebagai bentuk motivasi sekaligus evaluasi pelaksanaan program, Pemerintah Kota Jambi juga akan menggelar kompetisi antar-RT untuk menilai keberhasilan implementasi Kampung Bahagia. RT terbaik akan diumumkan pada akhir tahun sebagai bentuk apresiasi terhadap pengelolaan program yang efektif dan inovatif.
Menutup arahannya, Wali Kota Maulana mengingatkan agar setiap pengurus RT dapat memanfaatkan anggaran yang diberikan secara transparan, tepat sasaran, dan mengutamakan kebutuhan prioritas masyarakat.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, Kapolresta Jambi, serta Dandim 0415/Jambi. Sosialisasi program dilakukan secara bertahap, dengan sesi pertama diikuti perwakilan dari Kecamatan Jambi Selatan, Kota Baru, dan Danau Sipin.
