Desa Peradun Temeras, promedianusantara.com – Peristiwa mencekam terjadi di kawasan perkebunan karet, Selasa pagi (28/4/2026). Seorang warga bernama Pasiah (51) menjadi korban serangan beruang liar saat hendak menyadap karet usai menunaikan salat subuh.

Insiden ini terjadi di wilayah Kecamatan Muara Siau, tepatnya tidak jauh dari lapangan sepak bola desa. Berdasarkan kronologi yang dihimpun, korban berangkat seorang diri menuju kebun. Namun nahas, dalam perjalanan ia tiba-tiba diserang seekor beruang berukuran besar.

Beruang tersebut dilaporkan menerkam korban sebanyak dua kali. Akibatnya, Pasiah mengalami luka gigitan serta cakaran serius di bagian paha dan tangan.

Mendapat kabar adanya serangan, tokoh masyarakat setempat, Isrowadi, segera menginstruksikan perangkat desa untuk melakukan evakuasi cepat. Kaur Umum desa, Pethenriko, bersama warga langsung membawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat.

Korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Muara Siau untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Dalam keterangannya kepada awak media, Pethenriko menyampaikan bahwa kondisi korban kini sudah stabil. “Korban saat ini sudah mendapat perawatan intensif oleh pihak medis di puskesmas,” ujarnya.

Sementara itu, tenaga medis yang menangani korban mengungkapkan bahwa Pasiah harus menjalani tindakan penjahitan lebih dari 30 jahitan akibat luka serius di tangan kanan dan paha kiri. Meski kondisinya sudah tenang, korban masih mengalami trauma pasca kejadian.

Pihak Pemerintah Desa Peradun Temeras juga telah melaporkan insiden tersebut kepada BKSDA Jambi melalui layanan call center, guna penanganan lebih lanjut terhadap keberadaan satwa liar yang membahayakan warga.

Peristiwa ini menambah daftar konflik antara manusia dan satwa liar di wilayah Jambi. Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di area perkebunan dan hutan pada waktu rawan.