Coffee Morning Awal Tahun, DPRD dan Pemkot Jambi Satukan Langkah Wujudkan “Kota Bahagia”
JAMBI,promedianusantara.com – Awal tahun 2026 dimanfaatkan sebagai momen strategis untuk memperkuat kebersamaan antara lembaga legislatif dan eksekutif di Kota Jambi. Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menggagas pertemuan santai bertajuk coffee morning bersama Wali Kota Jambi, Maulana, yang berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota, Rabu (7/1/2026).
Meski dikemas dalam suasana ringan, pertemuan tersebut menjadi forum penting untuk membahas arah pembangunan daerah ke depan. Berbagai isu strategis mengemuka, mulai dari sinkronisasi program pemerintah hingga penyerapan aspirasi masyarakat dari berbagai daerah pemilihan.
Kemas Faried menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan langkah awal membangun komunikasi yang produktif dan berkelanjutan antara DPRD dan Pemerintah Kota Jambi.
“Memasuki tahun 2026, kita ingin memulai dengan energi positif. Hubungan yang harmonis antara legislatif dan eksekutif adalah fondasi utama dalam mendorong kemajuan daerah serta mewujudkan visi Kota Jambi Bahagia,” ujarnya.
Ia menambahkan, DPRD sebagai representasi masyarakat memiliki tanggung jawab mengawal berbagai aspirasi agar dapat terakomodasi dalam kebijakan pemerintah. Melalui dialog terbuka seperti ini, diharapkan terjadi keselarasan antara kebutuhan warga dengan program pembangunan.
“Ketika komunikasi berjalan baik, maka tidak ada lagi kesenjangan persepsi. Aspirasi masyarakat yang kami himpun bisa langsung terhubung dengan kebijakan pemerintah,” jelasnya.
Selain mendorong kolaborasi, DPRD juga menegaskan perannya dalam fungsi pengawasan. Salah satu yang menjadi perhatian publik adalah pelaksanaan program bantuan Rp100 juta per RT, yang dinilai perlu pengawalan agar tepat sasaran.
“Kami mendukung penuh program pemerintah, tetapi pengawasan tetap menjadi komitmen kami agar pelaksanaannya transparan dan akuntabel,” tegas Kemas Faried.
Sementara itu, Wali Kota Jambi, Maulana, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menilai sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah merupakan kunci utama dalam memastikan pembangunan berjalan efektif dan berkelanjutan.
“Atas nama pemerintah, kami mengapresiasi langkah DPRD yang terus membangun komunikasi konstruktif. Program Kota Jambi Bahagia adalah kebijakan resmi daerah yang telah tertuang dalam RPJMD dan diperkuat melalui Peraturan Daerah,” ungkapnya.
Maulana juga memastikan bahwa pihaknya terbuka terhadap kritik dan masukan dari DPRD demi menyempurnakan pelaksanaan program di lapangan.
Ke depan, forum serupa direncanakan menjadi agenda rutin sebagai ruang diskusi yang cair namun substansial. Harapannya, koordinasi yang terjaga dapat mempercepat realisasi pembangunan sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Jambi.
