Pada tahap awal, program ini menyasar 6.276 siswa di tujuh titik yang tersebar di lima kabupaten dan kota di Jambi. Beberapa lokasi yang menjadi sasaran antara lain dua titik di Kota Jambi, serta masing-masing satu titik di Muaro Jambi, Sarolangun, Batanghari, dan dua titik di Tanjung Jabung Barat.

Gubernur Jambi, Al Haris, bersama Kapolda Irjen Pol Rusdi Hartono dan Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Heri Purwanto, turut memantau pelaksanaan perdana program ini di PAUD Al Fatih Kids, Telanaipura, Kota Jambi. Gubernur menyampaikan bahwa distribusi makanan berjalan dengan baik dan menekankan pentingnya pengawasan terhadap variasi menu serta kualitas makanan yang diberikan kepada anak-anak.

Saat kunjungan kerja di Kabupaten Tebo Jambi pada Selasa (5/8), Al Haris menyampaikan bahwa program MBG ini telah didanai oleh pusat. Maka, nanti ketika ini berlanjut pada jalur pertama ini diusulkan tiga lokasi.

“Saya berharap Pak Bupati mencari lokasi-lokasi yang benar-benar sulit dijangkau. Misalnya, di daerah kecamatan yang aksesnya terbatas. Program ini didukung dana sebesar Rp 2 miliar per bangunan buat dapurnya untuk program MBG ini,” katanya.

Menurutnya, bupati adalah pengambil kebijakan dan pemilik political will, Wakil Bupati sebagai pengawal visi dan misi, sementara Sekda bertugas mengoperasionalkan program-program tersebut bersama seluruh jajaran perangkat daerah.

Wakil Bupati silakan memantau dan mengawasi jalannya program. Lihat apakah pejabat sudah bekerja sesuai arahan visi misi. Sekda memastikan semuanya berjalan sesuai target. Ukuran keberhasilan nanti akan terlihat dari nilai SAKIP, apakah program-program mengarah pada tujuan kepala daerah,” ungkapnya.

Al Haris menambahkan bahwa indikator keberhasilan pemerintah daerah juga akan tercermin dari nilai Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) yang menjadi “rapor” kepala daerah di Kementerian Dalam Negeri. Oleh karena itu, ia meminta seluruh jajaran untuk bekerja keras meningkatkan nilai LPPD setiap tahunnya.

Program MBG di Jambi merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui peningkatan kualitas gizi anak-anak serta kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola makan sehat. Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan program ini dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak di Jambi(*).